Terima kasih untuk sepenggal episode dalam cerita yg kau tuliskan dalam hidupku,atas seberkas kisah yg mewarnai lembar masa laluku..

Bagaimanapun kau adalah org yg pernah membuatku bahagia,membuatku bisa merasakan manisnya hidup,mengajarkanku agar lebih menghargai kehidupan,bahkan membantuku belajar memaknai hidup yg sebenarnya..

Ragamu memang tak disini,namun semangatmu akan tetap ada dalam hatiku..menyayangimu adalah kebahagiaan,memilikimu adalah harapan,bersamamu adalah pilihan dan berpisah denganmu adalah keputusan..

Jika memang perpisahan adalah taqdirMu yg telah kau tentukan berilah hambamu ini keikhlasan dan kekuatan menjalani hidup tanpa dia serta berilah keteguhan hati agar mampu menghilangkan semua perasaan yg menyakitkan tanpa rasa benci yg tersisa.

Pernahkah terlintas dibenakmu bila kebahagiaanmu itu lebih berharga dari air mataku.Aku lebih memilih menangis dan menghapus air mataku dibelakangmu agar kau tak pernah tau akan kesedihanku dibalik kebahagiaanmu brsamanya,dibanding harus mengusik ketenanganmu bersama org yg saat ini bisa membuatmu bahagia.

Aku pura2 tegar agar aku terlihat kekar saat ragaku mulai merapuh dan aku berpura2 kuat agar aku tetap terlihat hebat saat org lain berusaha menyakitiku.

Aku mengenalmu karna taqdir yg mempertemukan dan kalaupun kita harus berpisah ku anggap itu bagian dari taqdirNya..

Saat kau membaca tulisan ini mungkin aku sudah tak disisimu lg,aku pergi dg berjuta kenangan yg pernah tercipta...
Berbahagialah slalu :-)


(sepotong surat untuk hamba Allah)